Jambi22.com – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi Ivan Wirata menjamin hak nasabah Bank Jambi menjadi prioritas utama setelah adanya gangguan sistem yang sempat memicu kekhawatiran masyarakat.
Ivan berani menyatakan jaminan itu seusai menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan manajemen Bank Jambi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta pemangku kepentingan terkait di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Senin.
“RDP tersebut digelar untuk memastikan dana nasabah dalam kondisi aman. Pihak bank bersama OJK telah menjamin seluruh dana nasabah yang terdampak telah dikembalikan 100 persen,” ungkap Ivan Wirata.
Ia menjelaskan berdasarkan hasil pertemuan tersebut, DPRD telah menerima penjelasan langsung dari pihak manajemen dan regulator. Pengembalian dana secara utuh ini menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat tetap menjadi prioritas tertinggi.
Lebih lanjut, Ivan menyampaikan bahwa audit forensik akan segera dilakukan guna memastikan penyebab gangguan secara mendetail, termasuk menelusuri kemungkinan adanya serangan siber. DPRD menegaskan tidak akan berspekulasi sebelum hasil audit resmi diterbitkan.
“Kita tidak ingin tergesa-gesa menyimpulkan. Audit forensik akan dilakukan agar semuanya terang benderang, termasuk jika ada indikasi gangguan dari sisi keamanan sistem,” tegas politisi Golkar tersebut.
Ia juga memastikan Bank Indonesia (BI) turut menjamin stabilitas perbankan di daerah tetap terjaga. Langkah pengamanan dan pemulihan sistem telah dilakukan agar operasional bank kembali berjalan normal seperti sediakala.
Ivan menambahkan, para kepala daerah se-Provinsi Jambi selaku pemegang saham telah berkoordinasi untuk menjaga stabilitas keuangan daerah. Salah satu langkah yang diambil adalah mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak melakukan penarikan dana secara berlebihan (rush money).
Sebagai perpanjangan tangan masyarakat, DPRD menegaskan akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan meminta percepatan proses audit. Hasil audit forensik tersebut nantinya diharapkan dapat dipaparkan secara terbuka kepada publik guna memulihkan kepercayaan masyarakat sepenuhnya.
“Masyarakat pun kami imbau tetap tenang sembari menunggu hasil resmi tersebut. Kami bersama para kepala daerah sepakat menjaga situasi tetap kondusif,” pungkasnya.













































Discussion about this post